Tanda-Tanda Kehamilan Awal, Wanita Hamil Muda

wanita hamil

Mengenai bagaimana ciri-ciri wanita hamil muda.

Tanda Kehamilan Awal (Hamil Muda) – Manusia diciptakan berpasang-pasangan. Setelah menemukan pasanganya, dihalalkan dalam ikatan pernikahan. Orang yang telah menikah pasti mendambakan keturunan. Datangnya keturunan ditandai dengan kehamilan. Apakah kehamilan itu?

Kehamilan adalah terjadinya persatuan antara ovum (sel telur) wanita dengan sperma laki-laki. Persatuan kedua sel tersebut akan membentuk janin (calon bayi). Wanita yang telah mengalami kehamilan akan mengalami gejala-gejala awal kehamilan (tanda-tanda kehamilan). Ketika wanita mengalami telat datang bulan belum tentu hamil, karena gejala kehamilan tidak hanya ditandai dengan telat datang bulan. Banyak tanda-tanda awal wanita mengalami kehamilan. Berikut ini akan mengulas tanda-tanda wanita mengalami awal kehamilan.

Tanda-tanda kehamilan awal

Berikut ini kami coba rangkum beberapa gejala awal kehamilan yang bisa membantu anda mengetahui kehamilan lebih dini sehingga anda bisa mempersiapkan diri lebih awal. Namun untuk kejelasannya tentu Anda harus melakukan tes kehamilan.

1. Berubahnya ukuran payudara, wanita yang mengalami awal kehamilan payudaranya membesar karena peningkatan hormone esterogen dan progesterone. Payudara menjadi lebih lembut, mengakibatkan tingginya rasa sensitive. Payudara akan terasa nyeri dipegang dan terasa sakit. Puting susu akan semakin gelap dan ukurannya membesar. Pada payudara pembuluh vena akan terlihat, karena payudara tegang. Terjadi aktivitas hormone Human Placental Lactogen (hormone yang diproduksi ibu hamil untuk menghasilkan ASI).

2. Perut Mual dan Muntah, biasa disebut dengan Morning Sicknes. Sebagian besar wanita di awal kehamilan mengalami tanda yang satu ini. Hal ini terjadi karena dipicu peningkatan hormone yang tiba-tiba dalam darah.peningkatan hormone paada wanita hamil juga terjadi di saluran kencing. Hormone yang meningkat yaitu hormone Human Chorionic Gonadotrophin. Maka dari itu biasanya diawal kehamilan di tes dengan tes urine untuk mengetahui awal kehamilan.

Meningkatnya hormone HCG memberikan efek dilapisan perut terasa pedih dan membuat mual-mual. Hal semacam ini biasanya berlanjut sampai masa kehamilan masuk trimester kedua. Apabila masih mual-mual pada trimester kedua, lebih baik konsultasi ke dokter. Disebut dengan morning sicknes karena biasanya mual terjadi ketika pagi hari. Namun banyak juga yang tidak hanya pagi hari, tapi siang dan sore juga mual.

3. Terlambat datang bulan (haid), meski tidak selalu namun terlambat haid merupakan gejala kehamilan yang paling umum. Jika terlambat datang bulan disertai dengan beberapa gejala spesifik lain di bawah ini kemungkinan anda sedang hamil muda.

4. Munculnya flek diikuti perut keram, mengeluarkan bercak drak atau flek sebelum datang bulan. Hal semacam ini terjadi sekitar 8 sampai 10 hari setelah pembuahan. Flek muncul karena terjadi penempelan embrio di dinding rahim. Kadang munculnya flek dikira datang bulan. Secara teratur. Kemunculan flek ini biasanya diiringi perut keram, rasa keram akan terjadi. Kondisi ini akan berlangsung hingga posisi uterus di tengah dan disangga panggul.

Advertisement

Simak juga: Macam Vitamin dan Nutrisi untuk Ibu Hamil.

5. Merasa lelah dan mengantuk, kelelahan juga bisa menjadi tanda kehamilan awal. Bahkan merupakan gejala yang sangat umum. Ini merupakan tanda bahwa tubuh Anda sedang mempersiapkan tempat yang layak untuk sang calon buah hati. Jadi jangan buru-buru minum minuman berkafein untuk mengatasinya. Istirahat yang cukup dan berkualitas adalah solusi terbaik.

6. Merasa pusing (sakit di kepala), hal semacam ini ditimbulkan karena fisik ibu diawal kehamilan lelah, mual-mual, kadang terkena tensi rendah.ibu di awal kehamilan kadang gampang emosi, ini disebabkan perasaan depresi dan tegang. Peningkatan pasokan aliran darah ke tubuh mengakibatkan pusing-pusing ketika ibu hamil berubah posisi.

7. Lebih sensitif terhadap bau, beberapa wanita hamil muda mengalami peningkatan sensitifitas terhadap bau. Ini merupakan sesuatu yang wajar. Menandakan hormon kehamilan sedang berkembang. Namun adakalanya hal tersebut cukup mengganggu, seperti merasa mual saat mencium bau suami. Jika sudah berlebihan tentu harus dikonsultasikan dengan dokter kandungan anda untuk mencari solusinya.

8. Sering buang air kecil, setelah terlambat datang bulan selama satu ataau dua minggu, ibu hamil akan merasa ingin kencing berkali-kali. Hal semacam ini akibat calon bayi yang tumbuh di rahim ibu hamil menekan kandung kemih, juga akibat peningkatan sirkulasi darah.

Lihat juga: Makanan yang penting dikonsumsi oleh wanita hamil.

9. Perubahan warna kulit, perubahan warna kulit di beberapa bagia tubuh merupakan tanda kehamilan yang biasa terjadi. Terutama untuk kulit areola yang warnanya berubah menjadi lebih gelap. Warna urat nadi di daerah dada juga semakin jelas kentara. Serta munculnya garis hitam dari pusar hingga ke tulang pubis.

10. Mengalami sembelit, ibu di awal kehamilan akan merasa sembelit, kondisi semacam ini terjadi akibat meningkatnya hormone progesterone. Hormone yang mengendorkan otot-otot rahim, dan hormone yang juga menyebabkan dampak otot dinding usus mengendur, sehingga mengakibatkan sembelit atau susah BAB.

11. Ngidam, beberapa orang berfikir bahwa ngidam adalah menginginkan makanan tertentu atau melakukan sesuatu. Padahal ngidam juga berarti keinginan untuk menghindari makanan tertentu. Jika secara tiba-tiba anda tidak menyukai mengkonsumsi makanan tertentu yang selama ini menjadi favorit anda, mungkin saja anda sedang berisi.

Baca juga: Pantangan Makanan Bagi Wanita Hamil.

12. Gusi berdarah, pendarahan pada gusi sering disebut Gingivitis secara medis. Biasanya disertai denga gusi bengkak. Namun, adakalanya hal tersebut tidak merujuk pada sebuah gejala penyakit, melainkan gejala kehamilan. Alasannya karena hormon-hormon kehamilan dapat membuat gusi lebih sensitif. Jangan merasa heran apalagi was-was.

13. Sesak nafas, beberapa wanita mengalami nafas sesak saat awal-awal kehamilan. Hal tersebut merupakan sinyal bahwa tubuh Anda membutuhkan pasoka oksigen lebih dari biasanya untuk perkembangan embrio. Namun tentu saja anda harus tetap waspada dan segera berkonsultasi dengan dokter.

Di atas hanya sebagian tanda-tanda awal kehamilan, masih banyak tanda-tanda awal kehamilan yang biasanya dialami ibu di awal kehamilan. Bagi para calon ibu siapkanlah mental dan fisik anda agar lebih siap dan dapat mengantisipasi hal-hal apa yang harus diperbuat ketika awal kehamilan. Semoga info ini bermanfaat.

Tanda-Tanda Kehamilan Awal, Wanita Hamil Muda | Dahlia Bunga | 4.5

Leave a Reply