Sumber Makanan yang Mengandung Vitamin A (Retinol)

sumber vitamin a

Wortel, Bukan Satu-satunya Sumber Vitamin A

Makanan yang Mengandung Vitamin A (Retinol) – Tubuh yang sehat memerlukan bermacam-macam asupan nutrisi. Sedari kecil, kita selalu mendengar orangtua dan guru menekankan betapa pentingnya gizi yang seimbang itu untuk tubuh kita. Protein, karbohidrat, lemak, vitamin dan lain sebagainya, semua itu merupakan nutrisi penting. Tahukah Anda bahwa badan kita tidak dirancang untuk dapat memproduksi vitamin sendiri? Kita harus mendapatkannya asupan vitamin dari tempat lain.

Senyawa kompleks ini sangatlah penting bagi tubuh kita karena vitamin lah yang membuat metabolisme tubuh menjadi teratur dan membantu saat seseorang dalam masa pertumbuhan Vitamin sendiri ada beberapa jenis. Kita mengenal vitamin A, B, C, D, E, dan K, semuanya mempunyai fungsi masing-masing. Namun, sekarang ini kita akan memfokuskan pada vitamin A, lebih tepatnya, makanan apa saja yang bisa membantu kita mendapat asupan vitamin A.

Sebagai tambahan info, ada baiknya kita mengenal sedikit tentang vitamin A. Apa itu vitamin A? Vitamin A adalah vitamin aktif yang ketika larut di dalam lemak, akan disimpan oleh tubuh di dalam hati. Secara ilmiah, bentuk vitamin A sendiri ada dua, yaitu vitamin A pra-bentuk dan Pro-vitamin A. Setelah pembagian ini, vitamin A masih dikelompokkan lebih spesifik lagi. Vitamin A pra-bentuk ada empat jenis, yaitu: retinol, asam retinoat, retinal, dan ester retinil. Pada umumnya, kita hanya mengetahui bahwa vitamin A, berfungsi untuk menjaga kesehatan mata. Padahal fungsi vitamin A bukan hanya itu saja. Vitamin A berguna bagi ibu hamil karena membantu janin berkembang optimal, mencegah kanker payudara, meningkatkan imunitas tubuh, dan memperlambat proses penuaan pada kulit.

Vitamin A sebenarnya ada banyak terdapat di dalam makanan yang sering kita konsumsi sehari-hari. Seringkali kita tidak menyadari ketika memakannya, jadi jangan heran jika melihat daftar di bawah dan mendapati bahwa kita ternyata sudah sering mengonsumsi makanan-makanan tersebut. Sumber vitamin A sendiri bermacam-macam, bisa berasal dari sumber hewani dan nabati.

Sumber Vitamin A Hewani

Daging dan produk hewani yang kita konsumsi mempunyai banyak kandungan vitamin A berbentuk retinol yang jika diproses oleh tubuh akan membentuk asam retinoat. Berikut adalah beberapa yang paling dikenal, di antaranya:
• Daging ayam
• Daging bebek
• Hati ayam
• Hati sapi
• Ginjal domba
• Telur
• Susu dan keju
• Ikan (cakalang, tongkol, sarden, gabus)

Advertisement

Sumber Vitamin A Nabati

Di dalam makanan nabati yang berasal dari tumbuhan, vitamin A yang terkandung adalah karotenaid. Jika hendak memilih sayuran dengan kandungan vitamin A tinggi, pilihlah yang berwarna jingga, karena berarti sayuran tersebut mengandung betakaroten yang merupakan bentuk vitamin A. Wortel merupakan sumber vitamin A nabati yang paling umum dikenal masyarakat. Mulai dari film, televisi, majalah, koran, semuanya selalu menyebut wortel sebagai sumber vitamin A paling utama. Meskipun hal tersebut benar adanya, wortel bukanlah satu-satunya sumber vitamin A nabati yang kita punya. Sayuran yang mempunyai kandungan vitamin A tinggi, diantaranya:
Wortel
Cabai merah
• Bayam
• Kacang panjang
• Kangkung
• Sawi
Tomat
• Brokoli
• Paprika

Buah-Buahan Sumber Vitamin A

Selain sayuran, banyak buah juga mempunyai kandungan A yang tinggi. Seperti sayuran juga, buah berwarna jingga mempunyai kandungan vitamin A lebih banyak. Mudah bagi kita untuk menjumpai buah-buahan tersebut di pasar atau supermarket. Berikut adalah beberapa diantaranya:
Buah naga
• Apel
• Mangga
Anggur
Pepaya
Pisang
Jambu Biji
• Melon
Semangka
• Belimbing
• Blewah

Daftar di atas hanyalah sebagian dari sumber vitamin A yang umum ditemui. Selain bahan-bahan tersebut, umbi-umbian seperti ubi jalar juga mempunyai kandungan vitamin A yang tinggi. Bahan-bahan makanan tersebut bisa diolah menjadi bermacam-macam makanan yang lezat sehingga bagi anak-anak ataupun orang dewasa yang tidak menyukai sayur dan buah pun bisa memakannya. Tetapi kita harus berhati-hati ketika mengolah makanan tersebut, karena jika salah memasak, vitamin A yang terkandung justru menjadi menurun atau bahkan hilang sama sekali. Menjaga agar makanan tetap segar adalah cara terbaik untuk mempertahankan vitamin A yang ada. Menghindari memasak sayuran terlalu lama juga merupakan cara yang baik untuk menjaga kandungan vitamin A di dalamnya.

Apa yang terjadi jika tubuh kita kekurangan vitamin A? Defisiensi vitamin A akan mengakibatkan gangguan atau kerusakan pada kornea mata. Menurut World Health Organization (WHO), kekurangan vitamin A adalah faktor yang sangat berpengaruh pada angka kematian bayi. Bayi yang lahir dengan berat badan rendah adalah pertanda bahwa bayi tersebut kekurangan vitamin A. Anak-anak yang tidak mendapat asupan vitamin A cukup akan mudah terkena infeksi, sehingga penyakit yang sebenarnya bisa untuk disembuhkan berbalik menjadi mematikan. Tidak hanya pada anak-anak, orang dewasa yang tidak mendapat cukup vitamin A akan mengalami masalah pada penglihatan, penyakit kulit, gangguan dalam pencernaan, dan menghambat pertumbuhan.

Meskipun kekurangan vitamin A itu berbahaya bagi kesehatan, asupan yang berlebihan pun bukanlah hal yang baik bagi tubuh. Bagi orang dewasa, batasannya adalah 3000 Mikrogram setiap harinya. Gangguan di organ hati adalah salah satunya, karena di sinilah cadangan vitamin A disimpan tubuh. Mual, pusing, menstruasi berhenti, tidak nafsu makan, semuanya adalah sebagian dari gejala-gejala kelebihan vitamin A. Jika sudah parah, kelebihan vitamin A justru dapat memicu kerusakan hati, sakit ginjal, kanker dan osteoporosis. Jadi pastikanlah bahwa Anda mengatur pola makan yang benar. Jangan berlebihan dan jangan kekurangan.

Sumber Makanan yang Mengandung Vitamin A (Retinol) | Dahlia Bunga | 4.5

Leave a Reply