Sumber Serat Alami dari Buah-Buahan

buah sumber serat

Buah-buahan merupakan sumber serat yang baik.

Buah Sebagai Sumber Serat Alami – Serat pangan yang biasanya Anda temukan di dalam makanan pokok, ternyata juga mampu Anda dapatkan di dalam buah-buahan. Bahkan, serat pangan di dalam buah jauh lebih tinggi. Sebenarnya, tubuh manusia tidak dapat menyerap serat pangan, oleh karena itu, serat tak memiliki nilai gizi. Namun, keberadaan serat sangat besar pengaruhnya bagi kesehatan manusia, khususnya untuk kesehatan sistem pencernaan manusia.

Proses penyerapan pada usus halus dan sebagian maupun keseluruhan proses fermentasi di dalam usus besar manusia akan lebih lancar dengan adanya bantuan serat. Makanan yang tidak mengandung serat biasanya akan sulit untuk dicerna tubuh. Setiap tubuh manusia dewasa membutuhkan serat setidaknya 25 gram untuk perempuan dan 28 gram untuk laki-laki pada setiap harinya.

Jenis-Jenis Serat

Serat pada umumnya dibagi menjadi dua, yaitu serat tidak larut air atau insoluble fiber dan kebalikannya, serat larut air atau soluble fiber.

Serat tidak larut air lebih fokus pada fungsi membersihkan saluran pada sistem pencernaan sehingga membantu melancarkan ekskresi buang air besar. Hal ini disebabkan sifat serat yang tidak larut di dalam air sehingga akan terbawa di dalam proses pencernaan hingga pada usus besar. Makanan yang memiliki serat jenis ini adalah gandum utuh, daun-daunan hijau, biji-bijian, dan beberapa bebuahan seperti pepaya, tomat, dan alpukat.

Sedangkan serat larut air akan membuat Anda cepat kenyang karena setiap Anda mengonsumsi makanan yang mengandung serat larut air, maka lambung akan otomatis membentuk gel sebagai bentuk reaksi serat dengan air. Kemudian, ketika gel telah memenuhi lambung, lambung akan mengirimkan sejenis sinyal bahwa tubuh telah kenyang kepada otak.

Serat larut dalam air sangat baik bagi Anda yang sedang menjalani diet sehat karena serat jenis ini tidak mudah membuat perut Anda cepat lapar. Anda bisa mendapatkan serat larut air ini di dalam batang tumbuhan hijau, brokoli, kacang almond, oatmeal, wortel, dan beberapa jenis buah-buahan seperti pisang, apel, berry, dan pir.

Sumber Serat Alami

Dari banyaknya jenis makanan, ternyata buah-buahan memiliki kandungan serat yang lebih kompleks, baik serat jenis larut air maupun serat tidak larut air. Buah-buahan dengan kandungan serat yang tinggi juga sangat disarankan bagi Anda yang sedang menjalani program diet. Selain kebaikan serat, berbagai vitamin dan kebaikan lain juga dapat tubuh Anda dapatkan dengan mudah.

Berikut beberapa contoh buah dengan kandungan seratnya yang baik:

Buah Pepaya

Pepaya memiliki jenis serat yang tidak larut air. Kadar serat yang dikandung mencapai 1,3 gram untuk setiap 100 gram buah pepaya. Oleh karena itu, pepaya sangat baik untuk membantu memperlancar proses pembuangan sisa-sisa metabolisme tubuh dan bermanfaat untuk mencegah terjadinya sembelit.

Advertisement

Selain serat, pepaya memiliki kandungan zat baik lainnya, antara lain: berbagai macam vitamin seperti vitamin A, vitamin B, dan vitamin C, karbohidrat, magnesium, kalsium, kalium dan enzim papain. Enzim papain merupakan enzim yang berfungsi untuk memecah makanan berprotein menjadi beberapa senyawa asam amino yang berguna untuk mencegah kemungkinan terbentuknya substansi tak diinginkan akibat proses pencernaan yang kurang sempurna.

Buah Berry

Berbagai jenis buah berry merupakan sumber terbaik untuk mendapatkan serat alami, khususnya jenis serat larut air. Raspberry, elderberry, juga blackberry, memberikan 8 hingga 10 gram serat setiap satu cangkir penyajiannya. Sumber serat paling tinggi di antara buah berry adalah raspberry yang memiliki kadar serat lebih dari 8 gram setiap satu cangkirnya, sedangkan satu cangkir blackberry memberikan serat sebesar 7 gram. Selain kebaikan dari kandungan serat, buah-buahan berry memiliki kadar kalori yang rendah, baik bagi Anda yang memiliki masalah dengan berat badan.

Buah Alpukat

Alpukat merupakan salah satu contoh buah yang mengandung serat jenis tidak larut air. Alpukat adalah buah yang memiliki kadar serat paling tinggi di antara jenis-jenis buah lainnya. Hanya dengan dua sendok buah alpukat, Anda akan mendapatkan kandungan serat sebesar 2 gram, dan 10 gram serat setiap keseluruhan daging dari satu buah alpukat. Buah ini juga mengandung banyak vitamin dan asam lemak tak jenuh yang dapat menurunkan kolesterol jahat dan resiko penyakit serius lainnya, seperti penyakit jantung koroner. Vitamin A, protein, magnesium, kalium, dan kalsium adalah zat-zat baik lainnya yang dikandung alpukat.

Buah Apel

Apel mengandung jenis serat yang dapat larut di dalam air, kalium dan asam organik. Serat larut yang dimiliki buah apel sering disebut dengan pektin. Pektin tidak hanya dapat Anda temukan pada daging buahnya, melainkan juga kulitnya. Untuk itu sangat baik untuk mencuci apel dan memakannya beserta dengan kulitnya juga.

Pektin bermanfaat dalam menyerap kelebihan air pada saluran pencernaan untuk kemudian dibentuk sebagai serat pembentuk sampah yang berfungsi untuk menormalkan tinja transit melalui saluran usus. Setiap satu butir apel ukuran normal mengandung kadar serat sebesar 4,4 gram. Selain kebaikan seratnya, apel memiliki banyak manfaat lainnya, seperti menurunkan kolesterol jahat dan menormalkan tekanan darah.

Buah Pir

Seperti halnya apel, buah pir lebih baik dikonsumsi dengan tidak mengupas kulitnya. Satu buah pir berukuran biasa mengandung serat dengan kadar 5,5 gram. Serat yang dikandung pir termasuk jenis serat larut air. Sangat dianjurkan bagi Anda yang sedang menjalani diet, karena pir dapat membuat Anda lebih cepat merasa kenyang.

Mengonsumsi pir yang masih mentah atau pir hijau lebih baik dibandingkan pir yang telah masak. Hal ini disebabkan pir hijau mengandung lebih banyak serat dan kandungan zat baik lainnya seperti vitamin C, pektin, magnesium dan kalium.

Sumber Serat Alami dari Buah-Buahan | Dahlia Bunga | 4.5

Leave a Reply