Makanan Sehat untuk Penderita Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi)

Hipertensi atau tekanan darah tinggi

Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah penyakit yang harus diwaspadai.

Makanan Sehat untuk Penderita Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi) – Sakit memang tak ada yang menginginkannya, namun bilamana sedang menyerang haruslah ditindaklanjuti dengan segera sebelum berujung lebih fatal. Tak jauh berbeda dengan penyakit darah tinggi yang nantinya beresiko menjadikan pasien tak terlepas dari obat-obatan di setiap harinya. Saat dinyatakan positif hipertensi, tentu menjadi saat tepat dimana penderita harus mengubah gaya hidup sebagai bentuk perawatan intensif. Salah satunya ialah dengan mengkonsumsi makanan untuk darah tinggi yang dapat menurunkan kadar tersebut. Serta pada pilihan menu-menu yang aman bagi sang penderita.

Gejala Hipertensi

Sebenarnya, saat seseorang dinyatakan sakit hipertensi, penderita bersangkutan telah mengalami beberapa hal atas ketidaknyamanan dalam diri, entah itu dirasa ataupun dikesampingkan begitu. Meskipun tak dihiraukan, tetapi suatu saat pasti akan terasa tak enak dan perlu memeriksakan diri. Hingga ditemui hasil positif darah tinggi. Parah maupun tidaknya hipertensi yang ada, dapat ditangani dengan segera. Terlebih saat seseorang mengalami beberapa gejala dari tekanan darah tinggi yang meliputi berikut:

  • Pusing dan seringkali terjadi.
  • Mudah marah.
  • Rona wajah menjadi kemerah-merahan.
  • Rasa lelah mudah terasa, terlebih saat ada aktifitas sekalipun tidaklah teramat berat.
  • Detak jantung berdebar lebih cepat dari biasanya dan sering terjadi. Kasus ini terjadi pada penderita tertentu.

Di lihat dari tanda-tandanya, gejala yang ditimbulkan seseorang yang menderita hipertensi itu seringkali dikesampingkan begitu saja. Tak sedikit pula yang menganggap perihal tersebut adalah hal biasa. Sampai suatu ketika, ketidakberdayaan benar-benar tak terhindar kan dan membuat tubuh harus beristirahat karena serangan hipertensi. Dalam perawatannya, penderita hipertensi tidaklah harus selalu di rumah sakit, rawat jalan pun bisa. Terlebih dengan penerapan gaya hidup sehat di setiap harinya nanti, guna menekan resiko tekanan darah untuk tidak selalu bertambah.

Penyebab Hipertensi

Hipertensi itu sendiri dapat menyerang dikarenakan berbagai sebab entah itu secara intern maupun ekstern. Adapun beberapa faktor pemicu bersangkutan ialah:

  1. Obesitas atau kegemukan yang lebih mudah terserang darah tinggi.
  2. Gaya hidup yang tidak sehat.
  3. Merokok.
  4. Depresi atau tekanan berlebih.
  5. Kurang olahraga.
  6. Kurang buah dan sayur.
  7. Terlalu berlebihan dalam mengkonsumsi menu berkafein.
  8. Berasal dari lingkaran keluarga hipertensi.
  9. Konsumsi alkohol.
  10. Terlalu banyak mengkonsumsi menu mengandung garam.

Hal yang sangat mengejutkan adalah bahwa darah tinggi ini merupakan penyakit turunan. Jadi bagi Anda yang memiliki keluarga dengan riwayat darah tinggi alias hipertensi, harus lebih hati-hati. Bahkan sebuah penelitian menyebutkan bahwa 9 dari 10 orang menderita penyakit tekanan darah tinggi karena keturunan.

Makanan untuk Penderita Darah Tinggi

Ada beberapa penyebab seseorang menderita tekanan darah tinggi. Sebuah keadaan dimana kadar darahnya di atas rata-rata yang membuat diri merasa tak nyaman. Merasa pusing, cepat lelah hingga sebentar-sebentar marah. Pastinya perihal demikian sungguh tak mengenakkan, bukan? Bahkan bila dibiarkan begitu saja, stroke adalah resiko yang paling mengancam. Untuk mengantisipasi resiko yang tak diinginkan itu, terdapat makanan untuk darah tinggi yang antara lain ialah sebagai berikut:

Buah Semangka.

Buah Pisang.

Buah Tomat.

Seledri.

Gandum.

Biji bunga Matahari.

Advertisement

Kedelai.

Selain perawatan secara rutin, penderita wajib melakukan kontrol tekanan darah yang dimiliki. Pengecekan ditujukan untuk mengawasi gerakan dari penyakit yang dialami adakah semakin membaik ataukah sebaliknya. Pengontrolan bisa dilakukan secara berkala, seperti seminggu sekali, dua minggu sekali maupun sebulan sekali. Tekanan darah seseorang akan disebut normal bilamana ada pada skala 120/80 mmHG. Pernyataan hitungan tekanan darah yang over itu ialah pada angka 140/90 mmHG dan selebihnya. Semakin tinggi tekanan darah yang dimiliki, maka semakin besar pula resiko yang mengancam pada diri pasien itu sendiri.

Bentuk perawatan bagi penderita hipertensi ada banyak, sedari mengkonsumsi aneka menu makanan penurun tekanan darah dan berangsur-angsur membaik ada. Tetapi ada pula yang diharuskan untuk menambah treatment dengan mengkonsumsi obat khusus penurun sekaligus pengontrol tekanan darah. Obat tersebut wajib dikonsumsi setiap hari, bilamana tak minum sehari saja, rasa pusing bukan main akan terasa. Bukan berarti tak bisa terlepas dari pengaruh obat-obatan dalam jangka dekat maupun panjang. Ada treatment tersendiri dalam hal ini, yakni dengan mengkonsumsi menu penurun tekanan darah secara rutin. Kemudian dalam pemantauan kontrol atas tekanan darah yang semakin membaik, kadar obat bisa diturunkan. Bilamana di awal ialah 10 ml, maka selanjutnya 5 ml. Dengan begitu, kesehatan berangsur-angsur membaik.

Cara Mencegah Hipertensi

Terlepas dari hipertensi memang sulit, yang mana kasus demikian seringkali ditemui. Namun begitu, kemungkinan untuk sembuh bukanlah sesuatu yang tak mungkin. Di perlukan adanya treatment yang teratur dan lengkap, antaranya ialah:

  1. Rajin berolahraga.
  2. Menghindari rokok maupun alkohol.
  3. Memulai hidup sehat dengan menu pilihan, terutama sayuran hijau.
  4. Mengurangi asupan berlemak dan tinggi garam.
  5. Belajar mengontrol diri.
  6. Miliki waktu luang untuk refreshing agar pikiran tak terlalu penat maupun tertekan.
  7. Checking atau kontrol secara berkala.

Mengatasi hipertensi tak cukup bilamana hanya di satu arah saja, diperlukan treatment secara maksimal agar hasil yang diperoleh tidaklah mengecewakan. Di samping merawat dari luar, treatment dari dalam pun tak seharusnya dilewatkan. Jadinya, treatment lebih seimbang dan sama-sama menunjang kebaikan untuk sembuh. Akan kurang efektif bilamana pengobatan hanya dilakukan di satu sisi saja. Karena itulah diperlukan adanya serangkaian treatment yang sebanding yakni dari luar dan dalam.

Terdapat bermacam-macam perawatan untuk terbebas dari hipertensi, entah itu relatif mudah maupun sebaliknya. Treatment untuk penderita hipertensi memang tak bisa main-main, karena akan beresiko fatal bilamana pengobatan tak diterapkan secara berkomitmen. Resiko buruk lain siap mengancam diri sendiri hingga garis keturunan berikutnya. Tak ingin seperti demikian, bukan? Terlebih menjadi penderita diabetes bukanlah suatu hal yang menyenangkan, bahkan tak ada yang menginginkannya. Namun saat rasa sakit tersebut tak dapat dihindarkan, upaya tindak lanjut dapat dimulai segera sedari mengkonsumsi makanan untuk darah tinggi sebagai penurun tekanan dan lainnya.

Save

Save

Makanan Sehat untuk Penderita Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi) | Dahlia Bunga | 4.5

Leave a Reply