Gejala TBC, Penyebab dan Obatnya

batuk tbc

Ilustrasi – Batuk akibat TBC (img source: google.com)

Gejala TBC – Apabila anda mengalami gejala batuk dan hilang dalam waktu satu minggu itu mungkin bisa dikategorikan batuk karena virus biasa yang juga disertai dengan flu seperti pada umumnya. Namun apabila anda mengalami batuk dan tidak kunjung hilang bahkan dalam waktu berminggu-minggu, maka anda perlu waspada akan hal tersebut karena bisa saja anda telah terinfeksi penyakit TBC.

TBC (Tuberkulosis) merupakan infeksi yang terjadi pada saluran pernapasan khususnya paru-paru yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis yang sifatnya sangat kuat dan basil. Membutuhkan waktu yang lama untuk bisa menyembuhkan penderita gejala TBC ini sampai ke kondisi sembuh total. Gejala penyakit TBC ini sifatnya menular. Proses menularnya penyakit ini yakni bakteri Mycobacterium tuberculosis yang menjangkit penderita TBC melalui udara ketika si penderita batuk ke orang lain yang berada di dalam jangkauan penyebaran bakteri tersebut.

Sejarah mencatatkan bahwa penyakit TBC ini sempat mengalami peningkatan di tahun 1980an yang sebagiannya diakibatkan oleh virus HIV. Dimana penderita HIV biasanya kondisi kekebalan tubuhnya menurun sehingga bakteri Mycobacterium tuberculosis mudah masuk ke dalam tubuh penderita. Hingga pada tahun tersebut banyak nyawa melayang disebabkan oleh penyakit TBC ini. Hingga saat ini pun, TBC ini masih menjadi perhatian dunia, khususnya WHO.

Advertisement

untuk mengantisipasi gejala penyakit TBC sejak awal, sebaiknya perlu mengetahui tanda-tandanya, yakni:
1. Batuk dengan durasi waktu yang lama hingga berminggu-minggu bahkan bulanan yang disertai dengan dahak
2. Untuk kasus yang lebih parah, batuk kadang disertai dengan darah
3. Sesak yang disertai nyeri di dada
4. Demam suhu rendah selama lebih dari sebulan
5. Berkeringat pada waktu malam hari
6. Badan letih dan lemas
7. Nafsu makan yang berkurang hingga terjadi penurunan berat badan
8. Warna air kencing berubah kuning atau keruh

Seperti yang sudah dibahas diatas bahwa penyakit ini disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis dan dapat menyerang paru, atau dalam kondisi yang lebih parah, organ-orang tubuh yang lain juga dapat diserang oleh bakteri ini, seperti ginjal, hati, tulang, rahim, kelenjar getah bening, bahkan otak pun juga tak luput dari serangan bakteri ini hingga berujung pada kematian.

Pengobatan pada penyakit TBC dengan menggunakan obat-obatan medis membutuhkan waktu yang lama, sebab bakteri penyebab TBC ini akan tetap aktif pada kondisi sistem imun tubuh yang lemah meski sudah mengonsumsi obat. Yang terpenting adalah keharusan mengonsumsi obat dengan kandungan antibiotik selama kurang lebih delapan bulan lamanya.

Apabila anda penderita penyakit TBC tidak aktif diperlukan untuk meminum sejenis obat TBC. Sedangkan bagi penderita TBC aktif, terlebih bila virusnya termasuk pada virus yang tahan obat, diperlukan lebih dari satu jenis obat sekaligus. Obat-obatan yang umumnya digunakan untuk pengobatan tuberkulosis yakni:
• Isoniazid
• Rifampisin pada Rifadin atau Rimactane
• Etambutol pada Myambutol
• Pirazinamid

Pengobatan gejala TBC ini harus diselesaikan sampai tuntas.jangan pernah berniat untuk berhenti melakukan terapi penyembuhan ini apabila dalam satu atau dua minggu ke depan kondisi anda dirasa sudah membaik.

Bagi anda yang saat ini mungkin mengalami gejala TBC ini sebaiknya segeralah meminta pertolongan dokter untuk proses terapi penyembuhan TBC ini, karena apabila sampai tidak tertangani, bisa saja bukan hanya anda yang menderita gejala TBC tapi orang-orang disekitar anda pun bisa saja tertular.

Gejala TBC, Penyebab dan Obatnya | Dahlia Bunga | 4.5

Leave a Reply